Kamis, 17 September 2026
Kolaka- Aktivis asal Kecamatan Wolo yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat di Sulawesi Tenggara, Idil Iswandi, angkat bicara menyoroti polemik yang belakangan ramai diperbincangkan publik terkait PT Ceria Metalindo Prima (CMP).
Idil menilai persoalan yang muncul tidak boleh kembali dianggap sebagai persoalan kecil, terlebih jika menyangkut cara seorang pejabat perusahaan berkomunikasi dan memperlakukan masyarakat lokal.
Menurutnya, Human Capital (HC) Superintendent PT CMP harus segera dievaluasi tidak mampu menjalankan fungsi komunikasi secara profesional serta tidak menghargai masyarakat lokal, maka manajemen harus berani mengambil tindakan tegas hingga pemberhentian dari jabatannya.
“Saya mendesak manajemen PT CMP segera memecat Human Capital Suprintendent yang bersangkutan. Masyarakat lokal bukan bawahan perusahaan dan bukan pula pihak yang boleh diperlakukan sesuka hati. Kalau tidak mampu menghargai masyarakat tempat perusahaan beroperasi, untuk apa dipertahankan?” tegas Idil.
Ia menilai posisi Human Capital bukan sekadar mengurus administrasi tenaga kerja, tetapi juga memiliki tanggung jawab membangun hubungan profesional dengan pekerja, pelamar, dan masyarakat sekitar.
“Jangan sampai jabatan tinggi justru melahirkan arogansi. Wolo bukan ruang kosong. Di sini ada masyarakat yang punya hak untuk bertanya, memperoleh informasi, dan mendapatkan penghormatan,” katanya.
Idil juga meminta manajemen PT CMP tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat yang terus muncul.
Ia menegaskan, desakan tersebut bukan bentuk penolakan terhadap investasi. Sebaliknya, masyarakat lokal menginginkan keberadaan industri di Wolo berjalan dengan profesionalitas, transparansi, komunikasi yang sehat, dan penghormatan terhadap masyarakat setempat.
“Kami tidak meminta perlakuan istimewa. Kami hanya meminta dihargai. Dan kalau ada pejabat perusahaan yang tidak mampu menghargai masyarakat lokal, tuntutan kami jelas, evaluasi, copot, dan angkat kaki dari blok lapao pao ganti dengan yang mampu bekerja secara profesional,” pungkas Idil Iswandi.

